MERANTI – Guna memutus rantai penularan Demam Berdarah Dengue (DBD), UPT Puskesmas Anak Setatah bersama Unsur Pimpinan Kecamatan (Upika) Rangsang Barat menggelar kegiatan larvasidasi massal dan pembagian bubuk abate, Jumat (24/7/2026).
Aksi preventif yang didukung penuh oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti ini dihadiri langsung oleh Camat Rangsang Barat Jefri, S.I.P., Kapolsek Rangsang Barat Ipda Sukardi, jajaran tenaga kesehatan, kader, serta warga setempat.
Kepala UPT Puskesmas Anak Setatah, Noviarni, S.S.T., menjelaskan bahwa larvasidasi menyasar berbagai penampungan air bersih yang berpotensi menjadi sarang perindukan jentik nyamuk Aedes aegypti, seperti bak mandi, drum, dan penampung air rumah tangga lainnya.
"Tujuan utamanya adalah membunuh jentik sebelum berkembang menjadi nyamuk dewasa, sehingga populasi vektor DBD dapat ditekan secara signifikan sejak dini," ujar Noviarni.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan penanganan DBD membutuhkan komitmen berkelanjutan dari seluruh elemen. Selain larvasidasi, peran aktif masyarakat dalam menerapkan gerakan 3M Plus—menguras, menutup, dan mendaur ulang tempat penampungan air—tetap menjadi kunci utama.
"Sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tenaga medis, dan masyarakat diharapkan mampu menjaga wilayah Rangsang Barat tetap aman dan bebas dari bahaya DBD," pungkasnya. ***
| Tingkatkan Mutu Layanan, UPT. Puskesmas Anak Setatah Catat Lonjakan Indeks Kepuasan Masyarakat hingga 90,04% di Semester I 2026 | |
| Tingkatkan Imunitas dan Tumbuh Kembang Balita, UPT Puskesmas Anak Setatah Gencarkan Program Pemberian Vitamin A | |
| Tingkatkan Derajat Kesehatan Anak, UPT Puskesmas Anak Setatah Optimalkan Program POPM Kecacingan | |
| UPT Puskesmas Anak Setatah Galakkan Gerakan Cinta Lansia | |
| UPT Puskesmas Anak Setatah Gelar Kegiatan Prolanis dan Pemeriksaan Laboratorium Bersama Prodia | |








